Enerkang – Diduga akibat kelelahan dan mengantuk, sebuah mobil Toyota Avanza berwarna silver dengan nomor polisi DT 1091 RE terperosok masuk ke anak sungai atau kali kecil di wilayah Lambau, yang berada tepat di pinggir Jalan Poros Enrekang–Toraja, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.20/12/2025
Peristiwa ini terjadi di ruas jalan yang tidak dilengkapi rambu peringatan maupun pembatas jalan, sehingga sangat berisiko bagi pengendara, khususnya pada malam hari atau saat kondisi tubuh lelah. Warga setempat mengungkapkan bahwa kejadian serupa kerap terjadi di lokasi tersebut, menandakan lemahnya pengamanan dan perhatian terhadap keselamatan jalan di titik rawan ini.
Kondisi jalan yang langsung berbatasan dengan aliran sungai tanpa adanya pengaman dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Masyarakat pun mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera mengambil langkah konkret dengan memasang pembatas jalan permanen, guardrail, serta rambu peringatan yang jelas dan mudah terlihat, guna mencegah kecelakaan serupa terulang kembali.
Menanggapi kejadian ini, Arsil Ngatta, Dewan Penasehat Mello TV News, menyampaikan keprihatinan mendalam dan menilai insiden tersebut seharusnya dapat dicegah apabila pemerintah bertindak cepat dan tegas dalam memastikan standar keselamatan infrastruktur jalan.
“Ini bukan sekadar kecelakaan biasa. Jika lokasi ini sudah sering memakan korban, maka sudah seharusnya pemerintah segera melakukan tindakan nyata dengan memasang penanda dan pengaman jalan. Jangan menunggu korban berikutnya,” tegas Arsil Ngatta.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait telah berada di lokasi dan melakukan tindakan derek untuk mengangkat kendaraan Toyota Avanza tersebut dari anak sungai. Proses evakuasi berlangsung dengan pengamanan terbatas dan disaksikan oleh warga sekitar.
Meski kendaraan berhasil dievakuasi, masyarakat menegaskan bahwa penanganan tidak boleh berhenti pada proses derek semata. Pemerintah diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh dan mengambil langkah preventif berupa pemasangan penanda, rambu peringatan, serta pengaman jalan permanen, demi keselamatan seluruh pengguna Jalan Poros Enrekang–Toraja.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab pengendara, tetapi juga kewajiban negara dalam menyediakan infrastruktur jalan yang aman dan layak.
Risal Ridwan, Mello TV News, mengabarkan langsung dari Lambau, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.












