MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar melalui tim terpadu melaksanakan kegiatan penertiban dan pengembalian fungsi trotoar di wilayah Kecamatan Biringkanaya, tepatnya di depan Pasar Mandai. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya penataan fasilitas umum agar kembali digunakan sesuai peruntukannya.
Penertiban tersebut dipimpin langsung oleh Adi Mulyadi Yacob, selaku Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasitrantib) Kecamatan Biringkanaya. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan kebijakan pemerintah kota dalam menjaga ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat.
Tim terpadu yang terlibat terdiri dari unsur kecamatan, kelurahan, perangkat RT dan RW, pengelola pasar, serta unsur masyarakat. Mereka melakukan penertiban terhadap bangunan dan aktivitas yang berada di atas trotoar guna mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas bagi pejalan kaki.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Munafri Arifuddin, yang menegaskan bahwa seluruh trotoar di wilayah Kota Makassar harus dikembalikan kepada fungsi semula dan tidak digunakan untuk aktivitas yang melanggar ketentuan.
Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dengan memberikan imbauan serta pemahaman kepada para pedagang dan warga sekitar agar mendukung kebijakan pemerintah dan turut menjaga fasilitas umum.
Kegiatan penertiban ini juga mendapat perhatian media. Tim Mello TV News turut melakukan peliputan langsung di lokasi. Pace Cakra, selaku Kepala Biro Kota Makassar, menyampaikan apresiasi atas langkah yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Biringkanaya.
Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menata kota secara berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar atas kebijakan yang dinilai berpihak pada kepentingan publik.
Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa kegiatan penertiban dan pengembalian fungsi trotoar akan terus dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah lainnya sebagai bagian dari upaya penataan kota dan peningkatan kualitas ruang publik.












