Mobil Pickup Dicuri Dini Hari, Polisi Temukan di Madura Berkat GPS!

Pasuruan – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi. Kali ini, sebuah mobil pickup berhasil digasak pelaku di wilayah Purwosari. Namun berkat teknologi dan respon cepat aparat, kendaraan berhasil ditemukan hanya dalam waktu singkat.

Unit Reskrim Polsek Purwosari, di bawah naungan Polres Pasuruan, sukses mengamankan satu unit mobil pickup Mitsubishi L300 hasil curian yang sempat dibawa kabur hingga ke wilayah Madura.

Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja cepat anggota di lapangan yang didukung teknologi pelacakan GPS.

“Begitu laporan masuk, anggota langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pelacakan. Berkat koordinasi dengan Polsek Ketapang, kendaraan berhasil ditemukan,” ungkap Kapolres.

Kronologi Kejadian

Peristiwa pencurian terjadi pada:

  • 🗓️ Sabtu, 28 Maret 2026
  • ⏰ Pukul 03.00 WIB
  • 📍 Dusun Dinoyo, Desa Sengon Agung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan

Korban diketahui bernama Wahyudi Irawan (46), seorang karyawan swasta asal Tulungagung.

Pelaku diduga masuk ke area gudang konstruksi besi yang minim pengamanan, lalu merusak kunci kendaraan menggunakan alat khusus jenis letter T. Setelah berhasil menyalakan mesin, mobil langsung dibawa kabur. Kerugian korban ditaksir mencapai Rp170 juta.

Pelacakan GPS Jadi Kunci

Tim Reskrim langsung menelusuri sinyal GPS yang terpasang pada kendaraan. Hasilnya, titik terakhir terdeteksi di:

Desa Banyuates, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang

Polisi kemudian berkoordinasi dengan Polsek Ketapang dari Polres Sampang.

Hasilnya:
✅ Mobil ditemukan dalam kondisi terparkir di lahan kosong
✅ Kendaraan langsung diamankan tanpa perlawanan

Pengembangan Kasus

Saat ini:

  • Barang bukti telah diamankan di Mapolsek Purwosari
  • Polisi telah mengantongi identitas terlapor berinisial Hartono, warga Surabaya
  • Barang bukti tambahan: fotokopi BPKB & STNK asli

Kapolres menegaskan bahwa penyidikan masih terus dikembangkan.

“Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku utama serta kemungkinan adanya jaringan,” tegasnya.

 Catatan Penting

Kasus ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk:

  • Meningkatkan sistem keamanan kendaraan
  • Memasang GPS tracker sebagai langkah antisipasi
  • Menghindari parkir di area minim pengawasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *